Dropletz bukanlah ide inovatif pertama yang saya kembangkan. Di halaman ini saya akan berbagi beberapa pengalaman saya dalam membangun strategi dan berinovasi. Dari inovasi teknologi kimia, inovasi pengolahan es krim non mesin, menembus Kementerian pusat tanpa koneksi, berinovasi dalam sebuah kosep pemasaran yang mustahil dan inovasi aplikasi belajar bahasa Inggris dengan fitur kamus verb ketika kamus verb belum ada di Internet.
Inovasi Teknologi Kimia
Experimen terpanjang yang pernah saya lakukan adalah saat saya menciptakan premix ice pack (2008 - 2013) premix ice pack adalah bahan ice pack instan siap olah. Saya beri nama inovasi ini dengan sebutan Friz Jel - penyederhanaan kata Freezing Gel. Untuk membuat ice pack dari Friz Jel, cukup dengan menambahkan air.
Friz Jel diciptakan untuk membuat pengadaan ice pack lebih terjangkau. Ice pack berkualitas ukuran 500 ml di pasaran dijual dengan harga Rp50.000, Ice pack dari premix Friz Jel dengan kualitas 10 kali lebih baik hanya Rp7.500. Friz Jel dapat dipakai berulang-ulang selama tiga tahun, dengan suhu mencapai -24°C.
Friz Jel merupakan premix ice pack pertama di dunia. Dengan Friz Jel, kini ice pack tidak hanya digunakan oleh industri es krim, tapi juga mulai digunakan oleh industri ayam, ikan, daging, dan berbagai macam frozen food yang awalnya tidak tertarik menggunakan ice pack karena mahal. Premix Friz Jel yang kering memiliki bobot 13 kali lebih ringan dari Ice pack jadi, sehingga biaya pengiriman juga 13 kali lebih murah.
Pelopor Pelatihan Bisnis Es Krim
Gustaafindo adalah pusat pelatihan bisnis es krim pertama di Indonesia dan kemudian diikuti oleh kompetitor. Salah satu inovasi yang saya kembangkan di Gustaafindo adalah proses pembuatan es krim tanpa mesin. Konsep ini diciptakan demi menekan modal awal bagi peserta pelatihan untuk memulai bisnis es krim.
Jasa pelatihan bisnis es krim Gustaafindo juga menarik perhatian Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaysia. Pada tahun 2011 mereka mengirimkan empat perwakilan mereka untuk mengikuti pelatihan di Gustaafindo yang diselenggarakan di Hotel Kaisar, Jl. PLN Duren Tiga Pancoran, Jakarta.
Juara Teknologi Terapan Nasional
Di tahun 2015, dua instansi pemerintah kota Semarang meminta saya membawa Friz Jel mewakili Semarang dalam lomba teknologi terapan yang diadakan oleh RRI setiap tahun. Lomba diikuti semua kalangan termasuk berbagai universitas.
Saya mengira kompetisi tersebut hanya sampai tingkat Provinsi. Setelah berhasil memenangkan kota Semarang di tingkat Provinsi, pemenang dari seluruh Provinsi di Indonesia bertanding kembali di tingkat nasional dan saya meraih kemenangan kembali di tingkat nasional, mewakili Jawa Tengah.
Informasi penghargaan yang diperoleh Pemkot Semarang di tahun 2015 tersedia melalui tautan berikut ini : Penghargaan pemkot Semarang 2015. Friz Jel berada di nomor urut ke-13
Menembus KKP Pusat Tanpa Koneksi
Hingga tahun 2015, ice pack hanya digunakan oleh pelaku usaha es krim. Sementara ice pack juga dapat memberikan manfaat bagi industri lain yang bergantung pada rantai dingin, seperti industri ayam potong, ikan, daging, dan berbagai makanan beku. Dari sini, muncul gagasan untuk memperkenalkan manfaat ice pack kepada masyarakat yang lebih luas, saya memutuskan untuk bekerjasama dengan organisasi yang memiliki pengaruh dan jangkauan nasional. Ide ini mengantarkan saya memasuki Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Pusat di Jakarta.
Karena tidak memiliki koneksi untuk memasuki lingkungan kementerian, saya pelajari segala hal tentang Menteri yang menjabat ketika itu, yaitu ibu Susi Pudjiastuti, untuk mencari ide agar saya dapat masuk ke Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta.
Saya menemukan ide "mencuri perhatiannya" dengan mengumpulkan semua alamat seperti alamat rumah, kantor kementerian serta semua alamat bisnis pribadi yang sering disinggahi oleh ibu Susi, saya menemukan enam alamat yang saya perlukan melalui google.
Selanjutnya saya perintahkan admin mengirim proposal yang telah saya siapkan ke semua alamat yang saya dapatkan setiap minggu tanpa henti hingga kami mendapatkan respon. Dari perkiraan tiga bulan saya akan mendapatkan respon, dalam waktu 3 minggu saya dihubungi oleh kantor pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia untuk mempresentasikan langsung apa yang tertulis dalam proposal saya di gedung KKP di Jl. Medan Merdeka Barat No.15, Gambir, Jakarta.
Sejuta versus Nol
English App
Jika seseorang mengatakan sesuatu itu tidak mungkin, akalnya akan berhenti mencarikan solusi untuknya. Untuk mengubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin dibutuhkan tekad, kreativitas dan inovasi.
Peluang lain untuk membangun Dropletz selain melalui investor adalah melalui dukungan masyarakat. Dengan peluncuran Dropletz, tidak akan ada lagi bakat, kreatifitas, informasi dan tips bermanfaat diposting cuma-cuma hanya demi "like" atau pengikut.




